YESUS ADALAH JANGKAR BAGI KEHIDUPAN ORANG PERCAYA

(Ibrani 6:19)

Pengharapan itu adalah sauh (jangkar) yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.

Sebuah kapal dapat bertahan di tengah badai dan tidak diombang-ambingkan oleh ombak karena mempunyai jangkar yang kuat. 

Jika tidak ada jangkar yang kuat, maka kapal atau perahu tersebut dapat dengan mudah hanyut dan akhirnya tenggelam ketika ada badai dan ombak yang besar.

Demikian juga jika kita memiliki dasar iman yang kuat di dalam TUHAN, maka kita tidak mudah di ombang-ambingkan oleh badai kehidupan.

Yesus menyatakan,

“Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.” 

(Matius 7:26-27)

Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.

Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Badai bisa memporak-porandakan segala sesuatu, demikian juga dengan badai kehidupan dapat memporak porandakan kehidupan setiap orang, termasuk bagi orang-orang yang percaya apabila ia tidak dewasa rohani

(Efesus 4:14-15)

sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Sebagaimana Ayub yang dalam kepercayaan dan kesetiaannya kepada TUHAN sempat mengalami badai kehidupan yang menghancurkan kehidupanya secara lahiriah. 

Ia mengalami sakit penyakit yang parah, kehilangan semua anak-anaknya dan harta miliknya, 

dan yang terutama ketiadaan dukungan dari istri yang seharusnya menjadi penolong dalam hidupnya pada saat ia dalam keadaan yang "terpuruk"

Tetapi kita dapati kesetiaan dan imannya yang kuat kepada Allah sebagai tempat perlindungan yang menjadi pondasi yang teguh dan menguatkan.

(Ayub 42:1-2)

Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 

"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. 

(Ini dia ucapkan "sebelum Ayub di pulihkan keadaannya)

Baru diayat ke 10 nya Keadaan Ayub.dipulihkan 2x lipat

(Ayub 42:10)

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kapada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 

Inilah yang dimaksudkan dengan kehidupan iman yang tidak dapat digoyahkan.

(Ibrani 12:27-28)

Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.

Jadi kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dań beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.

Demikian pula dengan kehidupan dari Rasul Paulus, bahwa apapun tak dapat memisahkannya dari kasih Allah. 

Entah penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang, semuanya tak mampu menggoyahkan imannya.

Kita patut bersyukur karena kita memiliki Allah yang menjadi jawaban hidup kita

(Amsal 18:10)  

Nama TUHAN adalah menara yang kuat, kesana lah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. 

Nama Tuhan adalah jaminan hidup kita. 

Hari-hari ini adakah badai hidup yang begitu besar sehingga itu berpotensi mengguncangkan iman percaya kita kepada Yesus Kristus?

Mari hidup dalam iman kita, sehingga sebesar apa pun badai kehidupan kita, tidak damat menggoyahkan iman kita kepada Yesus, sebab Dia lah kekuatan, dan penolong bagi kita.

Kita aman bukan karena tidak adanya bahaya, tetapi karena Kerajaan-Nya selalu menyertai kita kemanapun kita pergi

Luke 17:21 (KJV)  

.....the kingdom of God is within you.

《Kerajaan Nya ada di dalam kita》

Tetap semangat dlm Tuhan Yesus Kristus, teruslah berjuang dan Tuhan Yesus mengasihi mu selalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI