Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

JALANI KEHIDUPAN INI DARI HARI LEPAS HARI DENGAN SE-BAIK²-NYA

Gambar
(Yakobus 4:13-15) Jadi sekarang,  hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung",  sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok.  Apakah arti hidupmu?  Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.  Sebenarnya kamu harus berkata:  "Jika Tuhan menghendaki nya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."  ๐Ÿ‘‰Kesaksian dari seorang Profesor yang diundang untuk berbicara di sebuah basis militer.  Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, yang bernama Ralph. Ralph yang dikirim untuk menjemput sang Profesor di bandara.  Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor.  Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Rupanya banyak hal yang dilakukannya; Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka. Kemudian ia mengangkat dua anak kecil agar mreka dapat melihat sinte

MENGHARGAI HIDUP INI

Gambar
(1 Tesalonika 5:18) Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. ‎Pernahkah kita melihat orang cari makan SUSAH untuk se-hari²nya benar² SULIT? Pernahkah kita melihat orang melewati waktunya dengan ulet,  tidak mengenal pagi siang malam tanpa pedulikan cuaca buruk dengan situasi dan kondisi apapun hanya untuk mencari sesuap nasi? Pernahkah kita melihat orang yang tidak memiliki tempat bernaung (rumah)? Pernahkah kita melihat orang mengasihi kekeluarganya dengan mencari nafkah tanpa mengenal waktu dan tanpa mengenal lelah demi untuk mencukupi kebutuhan anak dan istrinya  semua dilaluinya dengan begitu SULIT setiap hari? Pernahkah kita bersyukur dengan apa yang kita miliki, apa yang kita makan dengan waktu yang kita lewati & menghasilkan hal yang PASTI dari jerih payah setiap tetesan keringat demi bertahan hidup & mengasihi keluarganya ? Hargailah apa yang telah kita lewati dengan sesuatu yang PASTI walaupun dengan SUS

KUASAI DIRIMU SENDIRI & JANGAN MALAH JADI PENGEKOR

Gambar
(1 Petrus 4:7-8) Kesudahan segala sesuatu sudah dekat.  Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang,  supaya kamu dapat berdoa. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh² seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.  Ketika orang lain SENYUM RAMAH kepada Anda,  spontan Anda akan membalas dengan SENYUMAN dan Bahagia. Ketika orang lain BERBICARA KETUS, bersikap MENGHINA,  spontan Anda pun membalas dengan KETUS, BALIK MENGHINA dan merasa sakit hati ‎ ๐Ÿ‘‰ Ternyata Anda telah membiarkan orang lain menentukan SIKAP Anda.. ๐Ÿ‘‰ Anda menjadi Baik karena ada orang lain bersikap baik kepada Anda,‎ ๐Ÿ‘‰ Dan Anda akan menjadi jahat karena ada orang lain yang menjahati Anda. ๐Ÿ‘‰ Anda Jujur karena Lingkungan Jujur,‎ ๐Ÿ‘‰ Anda Licik karena Lingkungan Licik. ๐Ÿ‘‰ Anda Beramal karena orang lain Beramal terlebih dahulu kepada Anda. ๐Ÿ‘‰ Anda Baik bukan karena Anda baik, tetapi‎ karena ada orang lain baik terlebih dahulu ๐Ÿ‘‰Anda kejam bukan karena Anda jahat, tetapi‎ karena ada orang lain yang ke

HISTORY MAKER

Gambar
(Pengkhotbah 9:10) Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga,  karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati,  kemana engkau akan pergi. Seperti pohon buah²-an ๐ŸŒณ akan ada musimnya untuk berbuah ๐ŸŽ๐Ÿ‘๐Ÿฅญ, lalu menjadi tua & kemudian mati demikian pula hidup kita. Ada saatnya di mana hidup kita bisa produktif ๐Ÿ’ช๐Ÿผ, namun ada waktunya pula kita saat kondisi fisik tidak memungkinkan, entah itu karena faktor usia, sehingga tak punya lagi kesempatan lagi. Oleh karenanya firman Tuhan ๐Ÿ“– menasehatkan kita agar mengerjakan apa saja yang bisa kita dikerjakan tanpa me-nunda² nya lagi. (Pengkhotbah 11:4)   Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur  & siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai. Jadilah pembuat sejarah melalui karya² yang bisa kita lakukan, sesuai talenta dan panggilan hidup kita masing². (1 Korintus 15:10)   Tetapi krn kasih karunia Allah aku adalah  sebagaimana aku ada sek

BATINIAH LEBIH PENTING DARIPADA YANG LAHIRIAH

Gambar
(2 Korintus 4:18)   Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. Suatu pagi, seorang gadis bertanya pada mama nya:  "Ma.. mama selalu terlihat cantik..  Aku ingin seperti Mama, tolong beritahu aku cara nya ya Ma.." Dengan tatapan lembut dan senyum haru,  mama nya menjawab : Untuk BIBIR yang menarik, UCAPKANLAH PERKATAAAN yang BAIK.. Untuk PIPI yang LESUNG, tebarkanlah SENYUM IKHLAS kepada siapa pun. Untuk MATA yang INDAH menawan, lihatlah selalu KEBAIKAN ORANG lain.. Untuk TUBUH yang LANGSING, sisihkanlah makanan untuk para FAKIR MISKIN.. Untuk jemari TANGAN yang LENTIK menawan, HITUNGLAH KEBAJIKAN yang telah di perbuat orang kepadamu.. Untuk wajah PUTIH BERCAHAYA, bersihkanlah KOTORAN BATINMU... Anakku..  JANGAN pernah SOMBONG akan kecantikan fisik mu,  karena itu akan pudar oleh waktu.  Dan ingatlah bahwa kecantikan batiniah tidak akan pudar walaupun oleh kemat

REALITA KEHIDUPAN

Gambar
(2 Korintus 4:16)   Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot,  namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. - UMUR kita semakin bertambah, tentu daya tahan tubuh kian LEMAH. Maka kita harus selalu berbenah, mengoreksi hal hal yang SALAH. - Hidup adalah BELAJAR & BELAJAR tanpa henti,  dari sejak lahir, menjadi dewasa, sampai lanjut usia - TELINGA kita hrs dibuka lebar untuk MENDENGAR.  - HATI dibuka lapang untuk belajar SABAR. - Tiada yang serba SEMPURNA - Semua kita ada CACAT & KELEMAHANNYA. - Manusia hanya melihat apa yang ada di DEPAN MATA dan tidak Bisa Melihat dengan Mata Batin (1 Samuel 16:7b)   Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;  manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."  - KESABARAN itu memang PAHIT, tapi pasti akan berbuah MANIS. - Minta MAAF itu memang SULIT,  tapi itu bisa mendatangkan KERUKUNAN - Tidak ada keluarga yang sempurna.  Kita tidak punya orang tua yang s

JADIKAN HIDUP INI BERNILAI & BERARTI

Gambar
(Efesus 5:15-16) Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,  dan pergunakanlah waktu yang ada,  karena hari² ini adalah jahat.   Mari PERBAIKI Diri sekarang. Kita tak perlu MENUNGGU waktu yg tepat untuk BERUBAH,  sebab AKHIR KEHIDUPAN tak akan menunggu kita untuk BERUBAH (Pengkhotbah 9:10-12) Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga,  karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati,  kemana engkau akan pergi. Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, & keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena WAKTU dan (KESEMPATAN) dialami mereka semua.  Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yg tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burun

BELAJARLAH RENDAH HATI

Gambar
(Matius 11:29)   .....belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati & jiwamu akan mendapat ketenangan (Amsal 22:4)  Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan ✅ DI SAAT kita sudah melakukan yang terbaik...‎ ✅ DI SAAT kita sudah berkata jujur...‎ ✅ DI SAAT kita sudah mengasihi sesama SEPERTI kita mengasihi diri kita sendiri...‎ ✅ DI SAAT kita sudah melayani dengan ikhlas dan ‎tanpa pamrih...‎ Namun kita tetap menerima cacian dengan ‎tudingan yang sangat melukai hanya karena ‎perbedaan pendapat. ‎ APAKAH itu tetap suatu KASIH KARUNIA? (1 Petrus 2:19-21) Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung. Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa?  Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita,  maka itu adalah kasih karunia pada Allah. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun te

BEDA "KAYA" DAN "DIBERKATI"?

Gambar
  *ORANG KAYA:  (Pengkhotbah 6:1-2) Ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia:  orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya!  Inilah ke-sia²-an dan penderitaan yang pahit *ORANG YANG DIBERKATI: (Pengkhotbah 5:17-19) Lihatlah, yang kuanggap baik dan tepat ialah, kalau orang makan minum dan bersenang-senang dalam segala usaha yang dilakukan dengan jerih payah di bawah matahari selama hidup yang pendek,  yang dikaruniakan Allah kepadanya,  sebab itulah bahagiannya.  Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya — juga itu pun karunia Allah. Tidak sering ia mengingat umurnya, karena Allah membiarkan dia sibuk dengan kesenangan hatinya.  *Jadi bedanya

SELALU LAKUKANLAH YANG TERBAIK SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN

Gambar
(Galatia 6:9-10) Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. KEBAIKAN apapun yang bisa kita TEBAR hari ini.....  akan MENJELMA Berlipat lipat suatu saat nanti. MARI LAKUKAN YANG TERBAIK Jika PERKATAAN kita bisa membuat orang yang mendengarnya BERBAHAGIA mengapa kita harus mengeluarkan kata² yang TIDAK BAIK ? Jika kita masih memiliki TENAGA, WAKTU & DANA untuk MENOLONG orang yang membutuhkan, mengapa sering harus kita MENUNDA melakukannya dengan beribu alasan Jika kita bisa TERSENYUM dan RAMAH pada setiap orang .....bahkan...  Kepada orang yang MEMBENCI kita  mengapa kita MEMILIH untuk cemberut dan bersikap kasar? Jika ADA orang bisa MENGAMPUNI kesalahan kita, mengapa kita masih saja mau mengeraskan hati untuk menyimpan kesalahan orang lain terhadap kita? Jika

KEBAHAGIAAN ITU ADA DALAM DIRI KITA

Gambar
(Yohanes 7:38) Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran² air hidup." Seorang lelaki tua berjalan menuruni gunung, sendirian sembari membawa sebuah tas, kendi air & sebuah tongkat.  Rupanya ia sedang mengembara ke kota. Di ujung gerbang masuk kota, seorang anak muda mencoba merampas tongkatnya. "Berikan tongkatmu, atau kupukul kakimu, pak tua", bentak si anak muda. Lelaki tua itu tersenyum : Ambillah nak,  mungkin kamu lebih membutuhkannya. Anak muda itu segera mengambil tongkatnya. "Itu kendi airmu juga.  Kalau tidak, tongkat ini akan kupakai memukulmu." "Ambillah nak,  mungkin kamu lebih membutuhkannya."  Lelaki tua itu tetap tenang sembari tersenyum lembut. "Lalu apa isi tasmu itu? Berikan padaku.  Atau harus kurebut paksa darimu." "Ooh, isinya hanya 2 buah baju dan sedikit beras. Ambillah olehmu nak, mungkin kamu lebih membutuhkannya saat ini." Anak muda i

MASALAHNYA ADA DI DALAM DIRI KITA SENDIRI BUKAN DARI LUAR KITA

Gambar
(Ibrani 12:14-15 ) Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan,  sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan. Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan & yang mencemarkan banyak orang Kadang sepatah kata yang ketus akan membuat kita : Sakit hati smpai ber tahun²  sehingga keceriahan & kegembiraan yang selama ini ada di hati pun tersapu habis oleh sepatah kata tersebut. Ketika orang bertanya mengapa kamu sakit hati? Mereka akan menjawab: “kata-kata orang itu yang sungguh sangat menyakitkan hatiku..” Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan? Ataukah hati & perasaan kita sendiri yang terlalu lemah atau sensitif? Sebenarnya persoalan ada pada diri kita sendiri ataukah dari faktor yang datang dari luar? Kata kata ketus itu pun sebenarnya tidak ada apa²nya jika yang di dalam diri kita sendiri "baik² saja" Permasalahannya adalah:

DI KITAB WAHYU DITULIS PENTINGNYA KETEKUNAN

Gambar
(Wahyu.14:12)   Yang penting di sini ialah ketekunan orang² kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. Kenapa kita perlu ketekunan? ▪︎ Karena kita akan memasuki masa² yang sukar, dengan berhadapan dengan manusia² yang sulit & egois๐Ÿ‘‡ (2 Timotius 3:1-4) Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.  Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.  Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih,  tdk mempedulikan agama,  tidak tahu mengasihi,  tidak mau berdamai,  suka menjelekkan orang, tidak dpt mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat,  tidak berpikir panjang, berlagak tahu,  lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. * Ibarat seseorang kalau mau membuat Kue Lapis, yang walaupun ‎bentuknya sederhana, namun‎ untuk membuatnya ternyata tidak semudah yang kita bayangkan, ia haruslah seorang yang memilik

FOKUSLAH PADA SESUATU YANG PENTING

Gambar
Pesan ini memberi pelajaran bagi kita agar kita MEMUSATKAN PERHATIAN kita pada satu ARAH/VISI TERTENTU, agar‎ kita bisa MENDAPATKAN HASIL YANG MAKSIMAL Banyak KEGAGALAN terjadi, karena‎ seseorang TIDAK FOKUS dengan apa yang di kerjakannya. Banyak anak sekolah gagal dalam Studi,  karena‎ tidak Fokus Belajar Banyak orang gagal dalam Membangun Karir,  karena‎ Tidak Fokus dengan Pekerjaannya. Demikian pula dengan kita,  kita tak akan Bekerja dengan Maksimal jika PIKIRAN kita masih Berkeliaran ke-mana². Memang tak bisa di pungkiri bahwa kita juga harus memiliki kemampuan Multi Tasking atau Mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan, namun demikian hal itu tak bisa menjadi dalih untuk membenarkan bahwa  pikiran kita bisa berjalan kesana-kemari. Ibarat seorang Pelayan yang bekerja untuk dua majikan, p‎ikirannya akan terpecah, sehingga pada akhirnya dia lebih Mengutamakan salah satu dan mengabaikan yang lain. (Matius 6:24)   Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikia

MEMBERI adalah KEBAHAGIAAN HIDUP

Gambar
(Kisah Para Rasul 20:35) Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Dia ini pernah menjadi orang terkaya di dunia.   Miliarder pertama di dunia. Pada usia 25 ia mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di AS. Pada usia 31 ia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia.   Pada usia 38 tahun,  ia menguasai 90% penyulingan minyak di AS.                                           Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Pada saat dia meninggal, dia telah menjadi orang terkaya di dunia. Sebagai seorang pemuda, setiap keputusan, sikap, dan hubungan disesuaikan untuk menciptakan kekuatan dan kekayaan pribadinya. Namun pada usia 53 ia jatuh sakit.   Seluruh tubuhnya menjadi tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya.   Dalam penderitaan tota