IMAN YANG MURNI AKAN DI UJI OLEH API

 (1 Petrus 1:7)  

Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — 
yg jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yg diuji kemurniannya dgn api shg kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. 

Apa yang akan kita lakukan jika iman kepada Kristus membawa kita kepada risiko kehilangan jabatan, pekerjaan, juga nyawa πŸ™„? Akankah kita berharap hanya kepada-Nya, bahkan tetap setia kpd Tuhan πŸ˜‡ sekalipun sptnya Dia tidak menolong? 
Atau kita memilih meninggalkan Tuhan demi menyelamatkan diri dari tanggungan itu? πŸ˜•

Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghadapi ancaman hukuman oleh kemarahan dari Raja Nebukadnezar😑karena mereka tidak mau tunduk pada titah Nebukadnezar yang mewajibkan mereka menyembah patung.

Menolak titah raja, maka resikonya dapur api πŸ”₯sudah menanti mereka
Namun ternyata ancaman yang berisiko kehilangan nyawa itu tidak mampu menggoyahkan iman mereka

(Daniel 3:17-18)

Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yg menyala-nyala itu,& dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yg tuanku dirikan itu."

Dengan penuh keberanian ketiga pemuda itu memberikan kesaksian ttg kesetiaan mereka kepada satu²nya Allah yg benar πŸ™πŸΌ

Iman dan pengharapan Sadrakh, Mesakh dan Abednego hanya terpaut pada Allah πŸ˜‡. 
Mereka tetap menjadikan Allah sebagai perlindungan dan kekuatan yang tak tergantikan πŸ™πŸΌ. 
Mereka lebih takut Allah drpd takut kpd manusia. 

(Kisah Para Rasul 4:19) 

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yg benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.

Seandainya Allah tidak menolong pun, mereka tetap memilih taat kepada-Nya. 
Bagi mrk, tidak ada alasan untuk meninggalkan Allah, skalipun nyawa taruhannya
Dan nyatanya Allah tak pernah membiarkan umat-Nya yang setia πŸ™πŸΌ

(Matius 16:25)  

Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Zaman ini pun penuh dgn tantangan & bahaya yg coba mrngancam kita
Tak jarang kita diperhadap kan pd.situasi sulit yang memaksa kita menyerah dalam iman 😟.

Bgmn jawaban kita atas tantangan yang demikian?

Adakah komitmen untuk tetap menyembah Allah yg hidup? πŸ€”

(Galatia 1:10)  

Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus

TANTANGAN YANG SUKAR ADALAH KESEMPATAN BAGI KITA UNTUK MEMBERI KESAKSIAN TTG KESETIAAN IMAN DAN JUGA UNTUK MENGALAHKAN IBLIS

(Wahyu 12:11)  

Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. 
Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI