AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN

(1 Tesalonika 5:1-5, 8-10) 

Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tdk perlu dituliskan kepadamu, 
karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.  
Apabila mreka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput.
Tetapi kamu, saudara², kamu tidak hidup di dlm kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. 
Kita bukanlah org² malam atau orang² kegelapan.
Tetapi kita, yg adalah orang² siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih,dan berketopongkan pengharapan keselamatan. 
Karena Allah tdk menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita ber-jaga², entah kita tidur, kita hidup ber-sama² dengan Dia.

Tak seorg pun manusia di dunia ini yg tahu akan apa yang terjadi di hari esok atau hal-hal yang terjadi di waktu² yang akan datang. 

Manusia hanya bisa memprediksi, me-reka², menebak-nebak, memperkirakan, 
atau meramal, tapi tdk tahu secara pasti.  Oleh karena itu penulis Amsal memperingatkan :
"Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu."  (Amsal 27:1)

Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini bisa berubah dalam waktu sekejap saja.  

Bencana alam, kecelakaan, wabah penyakit, Corona, peperangan, krisis, Dsb. datang tanpa permisi, dapat menimpa kapan saja siapa saja, tanpa memandang status sosial, 
usia, jenis kelamin.

Kehidupan manusia yang awalnya tampak tenang bisa dibuat porak-poranda

Ini menunjukkan bahwa manusia itu kekuatannya sangat terbatas
"...ia tidak lebih dari pada hembusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?"(Yes.2:22)

(Mazmur 103:15-16)

Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. 

(Yakobus 4:13-16)

Jadi sekarang, hai kamu yg berkata: 
"Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yg akan terjadi besok. 
Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 
Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 
Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. 

(Amsal 16:9)  

Hati manusia memikir² kan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya. 

Kita tak perlu takut dan cemas menghadapi hari esok atau pun kejadian² yang sewaktu-waktu bisa terjadi secara tiba-tiba, sbab Tuhan yg kita sembah adalah Sang pemegang kendali keadaan dan mengetahui segala sesuatu.
"TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kau maklumi. 
Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, 
semuanya tlah Kauketahui, ya TUHAN. 
Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya." (Mazmur 139:1-6)

”Masa depan hidup orang percaya sepenuhnya ada di tangan Tuhan!”

(Pengkhotbah 9:12)  "Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yg tertangkap dlm jala yg mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, 
kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba."

Namun kabar baiknya bagi kita yang percaya kepada Dia:

(Mazmur 103:13-14)

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, dmikian TUHAN sayang kpd org² yg takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 

(Roma 8:33-34)  

Siapakah yang akan menggugat orang² pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
Kristus Yesus,yg tlah mati? Bahkan lebih lagi: yg telah bangkit, yg juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Tetap semangat dlm Tuhan Yesus Kristus, 
tetaplah berjuang bersama Dia, raihkah masa depan yang penuh harapan👋🖐

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI