HIDUP UNTUK KRISTUS, TIDAK AKAN RUGI / SIA SIA

(Matius 20:28)  

sama spt Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Di salah satu adegan film Gu Family Book, ‎ketika hendak berperang melawan musuh, ‎Laksamana Lin Shu Sing menyemangati So Kan Chi, salah satu pengikutnya, dengan berkata:‎
“Kematian itu tidaklah menakutkan, yang menakutkan adalah ketika hidup kita menyakiti dan membuat orang² yang kita cintai tidak bahagia"

Selama hidupku, ‎aku akan terus berjuang untuk melindungi rakyat.
Karena ketika aku di pilih menjadi seorg laksamana, ‎amanat besar harus di selesaikan, ‎yaitu Menolong dan Mengusahakan Kesejahteraan Rakyat.”

Paulus pernah menghadapi pilihan sulit terkait hidup atau mati.
Baginya, kematian merupakan keadaan yang jauh lebih baik dan indah karena itu berarti ia bisa bertemu dengan Kristus,‎
Namun jika ia mesti hidup dan itu pilihannya, itu artinya ia harus tinggal dan menjadi berkat serta hidup dan matinya tetap dpt memuliakan Tuhan

(Filipi 1:20-24)

Sebab yg sangat kurindu kan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tdk akan beroleh malu, melainkan spt sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dlm tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. 
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. 
Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagi ku bekerja memberi buah. Jadi mana yg harus kupilih, aku tidak tahu.
Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam ber sama² dg Kristus itu memang jauh lebih baik tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. 

Kata “tinggal” di sini bukan sekadar hadir, tapi‎ tinggal bersama untuk menolong,‎
Sehingga meski penjara dan hukuman di depan mata,
Paulus tetap melakukan panggilannya, ‎yaitu hadir untuk Menolong 
dan hidupnya menjadi Teladan serta memberitakan Injil
Kondisi terjepit & sulit yang terjdi tak boleh mengalangi kita untuk Tetap Tekun dlm mewartakan Kabar Baik

(2 Timotius 2:3-4)

Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. 
Seorang prajurit yg sedang berjuang tdk memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, 
spy dg.dmikian ia berkenan kpd komandannya

Semuanya itu tdklah pernah sia² bagi kita sbg ahli waris bersama Kristus

(Roma 8:17)  

Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya ber-sama² dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dgn Dia, spy kita juga dipermulia-
kan ber-sama² dgn Dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI