PENGORBANAN KRISTUS DEMI PERDAMAIAN KITA DENGAN ALLAH

(Roma 5:10-11)

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dgn Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dlm Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan (Efesus 2:14)

Seorang biarawan bernama Telemachus menjalani hidupnya dgn damai, tetapi karena kematiannya di akhir abad ke-4, ia telah mengubah dunia. 

Saat mengunjungi kota Roma, Telemachus tiba² ia masuk ke dalam arena pertarungan para gladiator yang brutal. 
Ia melompati tembok stadion dan mencoba menghentikan para gladiator yang berusaha saling membunuh. 
Namun, karena tindakan nya itu membuat para penonton mengamuk 
dan merajam biarawan itu sampai mati. 

Akibatnya, Kaisar Honorius begitu tergerak oleh tindakan Telemachus hingga ia mrngambil tindakan dgn mengakhiri praktik pertarungan gladiator yang sudah berlangsung selama 500 tahun

Ketika Paulus menyebut Yesus sebagai “damai sejahtera kita,” 
ia merujuk kepada berakhirnya perseteruan antara bangsa Yahudi dan bangsa bukan Yahudi

Sebagai umat pilihan Allah, Israel tadinya dibedakan dari bangsa-bangsa lain dan menikmati sejumlah hak istimewa

Contohnya, 
meskipun orang bukan Yahudi boleh beribadah di Bait Allah di Yerusalem, namun ada sebuah tembok dibangun untuk membatasi mereka agar tetap di pelataran luar, 
dan pelanggaran terhadap hal itu akan dihukum mati.

Orang Yahudi menganggap org bukan Yahudi tdk tahir, dan kedua belah pihak saling berseteru. 
Namun sekarang, berkat kematian dan kebangkitan Yesus untuk semua orang, baik bangsa Yahudi maupun bangsa bukan Yahudi dapat menyembah Allah dgn bebas di dalam iman kepada-Nya

Efesus 2:17-19 (TB)

Ia datang & memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat",  karena oleh Dia kita kedua pihak dlm satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. 
Demikianlah kamu bukan lagi org asing & pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang² kudus dan anggota² keluarga Allah,

Tudak ada lagi tembok pemisah
Tidak ada lagi kelompok yg lebih diistimewakan daripada yang lain. Keduanya setara di mata Allah.

(Roma 2:11)  

Sebab Allah tidak memandang bulu.  

Sama seperti Telemachus membawa perdamaian kpd para gladiator lewat kematiannya, 
demikian juga Kristus membawa damai sejahtera dan rekonsiliasi bagi semua orang yang percaya kpd-Nya lewat kematian dan kebangkitan-Nya.

(Matius 5:9)

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Jadi, bila Yesus damai sejahtera kita, 
janganlah perbedaan memisahkan kita. 
Dia telah menyatukan kita oleh darah-Nya

(Yakobus 2:1-4, 9)

Saudara²ku, sbg orang yg beriman kpd Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu 
kamu amalkan dengan memandang muka.
Sebab, jika ada seorg masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, 
& kamu menghormati org yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: "Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: "Berdirilah di sana!" atau: "Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", 
bukankah kamu telah membuat pembedaan di dlm hatimu dan bertindak sbg hakim dgn pikiran yang jahat?
Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI