SUKACITA YANG MEMANCAR DARI SOROTAN MATA KITA

Ketika berada di tempat umum, tadinya Marcia selalu berusaha tersenyum kepada siapa saja 😊. Itulah caranya ia menjangkau orang2 yang mungkin butuh melihat wajah yang bersahabat. Umumnya, orang² akan membalasnya dengan senyuman juga. 

Namun, ketika keadaan mengharuskannya untuk mengenakan masker 😷, Marcia sadar orang tidak bisa lagi melihat bibirnya, shg mereka juga tidak bisa lagi melihat senyumnya.

Sayang sekali, pikirnya, tetapi aku tidak mau berhenti. Barangkali mereka bisa melihatku tersenyum dari sorot mataku.

Sebetulnya pemikiran tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah. 
Otot² yg menggerakkan sudut bibir dan otot2 yang membuat mata mengerut dapat bekerja beriringan.

Hal itu dinamakan senyuman Duchenne, yang disebut juga “tersenyum dengan mata.”

(Matius 6:22-23)

Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Amsal mengingatkan kita bahwa “wajah gembira meriangkan hati” dan 
“hati yang gembira adalah obat yang manjur” (15:30 BIS; 17:22) 
Sering kali, senyum 😊 yg ditampilkan anak² Tuhan  bersumber dari sukacita ilahi yg kita miliki dalam hati. Itulah karunia Allah 😇 yg terus-menerus memenuhi hidup kita, sembari kita berusaha menyemangati orang lain yang sedang berbeban berat atau berbagi dengan seseorang yang sedang mencari jawaban atas berbagai permasalahan hidupnya

Di tengah penderitaan yang kita alami sekalipun, sukacita kita masih dapat terpancar 😊.

(Amsal 15:15)  

Hari orang berkesusahan buruk semuanya, 
tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta. 

(Filipi 4:4-5)

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 

Ketika hidup terasa gelap, pilihlah untuk bersukacita. Biarlah senyum Anda menjdi jendela harapan yg memancarkan kasih Allah dan terang kehadiran-Nya dalam hidup Anda 😇

(Roma 5:5)

..karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang tlah dikaruniakan kpd kita

(2 Korintus 2:14)  

Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. 
Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI