HIDUP KITA TETAP AMAN DALAM LINDUNGANNYA



(Efesus 6:16)

"dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dgn perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,"

Perisai 🛡️ adalah alat untuk melindungi diri pada masa peperangan dari serangan musuh;  salah satu perlengkapan perang yg berfungsi untuk mempertahankan diri dan melindungi tubuh si prajurit.

Pada zaman dahulu perisai seringkali dibuat atau disalut dengan emas atau tembaga.  
Biasanya alat ini digunakan pd tangan & didampingkan dg.senjata lain seperti pedang ⚔️, 
tombak atau gada. 

Permukaan perisai biasanya dijaga supaya tetap berkilau dengan minyak, yang merefleksikan matahari ☀️, dengan tujuan untuk membutakan musuh. 

Perisai 🛡️ adalah menggambarkan perlindungan & keamanan.

(Mazmur 91:4)  

Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. 

Setiap hari dalam hidup ini adalah sebuah peperangan terutama sekali kita berperang melawan Iblis 😈 dengan segala tipu muslihatnya yang tak pernah berhenti untuk melepaskan panah api 🏹 kepada orang percaya:  

(Efesus 6:16)  

dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.

Panah api ketakutan, keraguan, kebimbangan dan ketidak percayaan, dengan tujuan supaya orang percaya tidak lagi percaya kepada Janji Tuhan melalui firman-Nya. 

Belum lagi kita juga harus berperang melawan diri sendiri, yaitu berperang melawan keinginan daging seperti Yakobus tulis: 
"Tetapi tiap² orang dicobai oleh keinginannya sendiri, krn ia diseret dan dipikat olehnya. 
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sdh matang,ia melahirkan maut (Yakobus 1:14-15)

Sebab itu Rasul Paulus katakan:

(Roma 6:12-13)

Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
Dan janganlah kamu menyerahkan anggota² tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang², yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota² tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata² kebenaran.

Memang ini bukan perkara yang mudah!
Rasul Paulus memiliki pengalaman:
"Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat."  (Roma 7:15, 19)

Kalau kita mencoba  berjuang dengan kekuatan sendiri kita takkan mampu, kita akan selalu, jatuh bangun dan bahkan akhirnya kita akan kalah dalam peperangan 😔. 

Karena itu kita perlu campur tangan Tuhan 😇 & pertolongan Roh Kudus

(Roma 7:24-25)

Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. 

Dalam hal ini dibutuhkan penyerahan diri secara total kepada Tuhan serta iman kepada Dia

(Mazmur 37:5)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; 

Dengan iman kita dapat mengalahkan dunia ini

(1 Yohanes 5:4-5)

sebab semua yg lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
Siapakah yg mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Sebab Tuhan 😇 bekerja di dalam kita untuk menyatakan kuasa-Nya. 

(1 Yohanes 4:4b)  

.....sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

(Roma 8:31, 34, 37)

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? 
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Kristus Yesus,yg tlah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjdi Pembela bagi kita?
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang² yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI