ORIENTASI TUHAN PADA PROSES & BUKAN PADA HASIL



(Mazmur 119:67, 71)

Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu. 
Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. 

*Setiap kali menghadapi permasalahan hidup biasanya kita langsung mengeluh πŸ˜–, ber-sungut², menyalahkan situasi, mengkambing-hitamkan orang lain, bahkan kita menyalahkan Tuhan 😩

Ini menunjukkan kita memiliki cara pandang yang salah terhadap.rancangan Tuhan 😟Padahal sering masalah terjadi justru karena kesalahan kita sendiri.

(Amsal 19:2-3)

Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah. 
Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN. 

Intinya kita ini selalu menginginkan hari² yang kita jalani tanpa masalah, tanpa ujian,
tanpa tantangan, dan nyaman.  

Kita berharap rancangan Tuhan berjalan seperti yang kita inginkan;  
Kita ingin Tuhan menggenapi rancangan-Nya dgn jalan yg mulus.πŸ™‚

Padahal Firman katakan; "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:8-9)

Bagian kita adalah tunduk dan berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan, sebab untuk masuk ke dlm rancangan-Nya kita harus siap mengalami proses pembentukan dari Tuhan, sampai "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya"

(Ibrani 12:7-8, 11)

Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. 
Di manakah terdpt anak yg tdk dihajar oleh ayahnya? 
Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak² gampang.
Memang tiap² ganjaran pada waktu ia diberikan tdk mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. 
Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yg memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

(Pengkhotbah 3:11) Rancangan Tuhan πŸ˜‡ selalu baik adanya, 
namun dalam prosesnya terkadang kita harus mengalami hal² yang tidak enak dan tidak nyaman 😟.  Kalau kita memberontak kpd Tuhan saat di proses, maka proses yang harus kita jalani justru akan berlangsung lama, seperti yang dialami bangsa Israel.

Ibarat apabila seorang anak ketika akan di suntik di lengannya, orang tuanya sering berkata:
Nak, jangan goyang² ya, sebab nanti jarumnya bisa patah lho dan prosesnya akan semakin lama,  maka hendaklah kamu diam dan pasrah aja ya.
Bahkan jika kamu terus² memberontak maka itu bisa² membahayakan diri kamu sendiri. 

(Yakobus 1:21)  

.....dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Di dalam Kristus πŸ˜‡ kita perlu ada penundukan diri kpd kehendak Bapa agar proses itu bisa segera berakhir dan pasti akan mendatangkan kebaikan bagi kita anak²Nya

(Yakobus 1:2-4)

Saudara²-ku, anggaplah sbg suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dlm ber-bagai² pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna & utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

(Mazmur 119:67, 71)

Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu. 
Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. 

(Ayub 23:10)  

Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. 

(Wahyu 3:18)  

maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dalam api...

*MILIKI KWALITAS EMASπŸ‘

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI