RINTANGAN DAN UJIAN MERUPAKAN PROSES KEHIDUPAN



(Yakobus 4:13-16)

Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 
Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 
Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. 

Kita tak pernah tahu kapan hujan akan turun,‎ saat hujan turun,‎ kerap mendatangkan bencana, ‎misalnya terjadinya banjir.
Kita tak dapat mencegah datangnya banjir,‎ dan kita tak akan pernah bisa menolak air itu mengalir di depan kita,‎ seperti itulah dinamika Kehidupan kita;
Kita tak pernah tahu kapan rintangan² itu datang menghampiri hidup kita.
Apa yang akan kita lakukan saat tiba² kita harus kehilangan pekerjaan?

Mendapati tiba² diri kita mengidap penyakit yang mematikan? atau bahkan kehidupan kita telah hancur berantakan?
Rintangan² itu merupakan awan gelap kehidupan,‎ sama seperti hujan yang juga berasal dari awan yg gelap
Apabila kita tidak siap dalam menghadapinya, maka itu bisa membawa kita pada suatu KEHANCURAN
Namun jika kita senantiasa berjaga dan berdoa maka itu akan membawa kita HIDUP DALAM KEMENANGAN

HIDUP bukan tentang menunggu hujan berlalu, tetapi‎ HIDUP adalah tentang menari di tengah hujan.‎
HIDUP itu bukan hanya diam atau melarikan diri dari suatu permasalahan,
HIDUP bukan hanya untuk menunggu semua masalah itu berlalu dengan sendirinya dari kehidupan kita,‎
Rintangan dan Ujian adalah suatu Proses Kehidupan yang harus kita hadapi & kita jalani bersama Tuhan

(Lukas 21:36)  Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yg akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

(Roma 8:28)  

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yg mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Orang yang mengatakan matahari mendatangkan kebahagiaan adalah orang yang tidak pernah menari di tengah hujan,‎ terkadang kita membutuh kan Rintangan dan Ujian untuk dapat mengekspresi kan indahnya kehidupan.

Rintangan dan Ujian akan membuat kita semakin KUAT, DEWASA, semakin BIJAK dalam menyikapi setiap permasalahan

(1 Petrus 5:10)  

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. 
Bila Rintangan dan Ujian datang dalam hidup kita,‎ jangan jadikan sebuah alasan bagi kita untuk meninggalkan TUHAN, karena‎ ketika kita tetap taat mengikuti prosesnya dengan baik maka,‎ kita akan di bawa oleh-Nya melihat janji-NYA yg begitu ajaib di genapi dlm kehidupan kita

(Mazmur 139:14)  

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; 
ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. 

(Wahyu 3:21)  

Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk ber-sama² dgn Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

(Ibrani 12:1)  

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 

*Goϑ ϐlešš Yoυ all...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI