BEDA NYA HUKUM TAURAT : KASIH KARUNIA



(Yohanes 8:4-7, 10-11)

lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan² yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"  
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. 
Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Dan ketika mereka terus menerus bertanya kepada Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? 
Tidak adakah seorang yg menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
     
Di Sebuah Mall 
*Kasus pertama :
Ada seorang ibu bersama anak laki2nya berusia 7 tahun belanja di sebuah supermarket di dalam Mall.
-Tiba2 terdengar suara kaleng² di sebuah rak berisi Susu-Susu kaleng berjatuhan. 
Cukup keras suaranya sehingga orang² yang berdekatan dan Satpam mendatangi tempat itu.

-Ibu itu marah² dan memukuli anaknya dan menyeret anaknya pergi keluar dari Mall itu.

-Orang2 dan Satpam mendengar teriakan ibu memukul dan memarahi anaknya: "Kenapa kamu ceroboh menyebabkan susu-susu kaleng itu berjatuhan dari rak"
Lalu anaknya diseret sambil dipukuli dan bergegas pergi keluar meninggalkan super market itu begitu saja sambil terus marah2 dgn penuh emosi. 
"Memalukan ! Kamu membuat ibu malu"

-Akhirnya pramuniaga dan Satpam bahkan ada juga yang turun tangan menata kembali Susu-susu kaleng yang berjatuhan itu. 

-Para Pengunjung yang melihat kejadian tadi sngat menyesalkan sikap Ibu tadi
"Ibu yang tidak bertanggung jawab".

*Kasus kedua :
Eh... selang 30 menit kemudian ada seorang Ibu dan anak laki-lakinya yang juga berusia 7 tahun masuk ke supermarket tersebut.
Dan peristiwa yang sama terjadi lagi. 
Ketika anak tersebut mengambil sebuah susu kaleng, karena berpegangan dan tangannya berusaha meraih susu kaleng tersebut, maka susu-susu kaleng tersebut ambyar dari rak, banyak yang berjatuhan.

Namun dengan tenang Ibunya mendekati anaknya menyentuh pundaknya dan dengan lembut berkata "Kamu..Tidak apa2 Nak. Yuk kita tata kembali susu² kaleng yang berjatuhan itu"

Satpam & para pramuniaga berdatangan mendekat dan berkata:
"Tidak apa2 Bu…itu biasa terjadi dan baru saja juga ada ibu dan anaknya yang menjatuhkan Susu-susu kaleng tersebut juga
" Biarkan kami para pramuniaga yang akan menatanya kembali’’

’Oh terima kasih Bapak Satpam.’’ 
Sembari menjawab. "Kami yang menjatuhkan, maka kewajiban kami yang mengembalikan pada tempatnya"

Bapak Satpam wajahnya berseri-seri dan menjawab "Bagus Nak. Silahkan dan biarlah pramuniaga mendampingi supaya bisa ditata dengan tepat tempatnya dan itu juga kewajibannya"

Akhirnya dengan tenang dan tertib Susu-susu kaleng tertata dengan rapi kembali.

Ibu itu berkata "Maaf Bapak Satpam dan mbak pramuniaga, kami telah menimbulkan kegaduhan Dan itu ada 2 Susu kaleng yg penyok, kalau dijual tentu tidak akan laku, maka biarlah kami beli tidak apa-apa untuk konsumsi sendiri..’’

ini adalah CONTOH KASUS yang SAMA…. TAPI BEDA PENYELESAIAN NYA

Dua peristiwa yang sama, tapi reaksi 2 Ibu dan Anaknya berbeda

Ternyata Ibu dan Anak yg kedua membuat Bapak Satpam & para pramuniaga merasa puas & gembira

Roma 2:4 (TB)  

Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kpd pertobatan?

*Pendidikan dalam keluarga yang akan membentuk karakter anak -anak kita
-Inilah pembelajaran mau bertanggung jawab & dapat diharapkan anak akan punya karakter yang hebat, berani bertanggung jawab atas tindakan salahnya.
Mampu menyelesaikan permasalahan dengan solusi yang tepat dan baik

Jadilah Orang Tua yang bijaksana dan menjadi teladan bagi anaknya.

(1 Petrus 5:3)  

Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yg dipercayakan kepada-mu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.

πŸŒΊπŸŒ·πŸ™πŸŽ€πŸ’.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI