KITA YANG HARUS MENGEJAR BERKAT ATAU BERKAT YANG AKAN MENGIKUTI KITA?



(Ulangan 28:2)  

Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu.
  
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang kaya.

(Hagai 2:9) Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. 

Oleh sebab itu Rasul Paulus berkata:

(Filipi 4:19)  

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut KEKAYAAN dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. 

Namun banyak orang Kristen yang kurang bersemangat dalam mengiring Tuhan oleh karena beratnya pergumulan hidup.

Seringkali timbul pertanyaan di benak mereka, Katanya Tuhan memberi hidup yang berkelimpahan dan merancangkan hari depan yang penuh harapan. 

Aku sudah mengikut Tuhan selama ber-tahun² tapi hidupku tetap saja seperti ini, tidak ada perubahan

Tetapi disini ada yang perlu dipertanyakan?
Apakah kondisi kita masih tetap bayi saja?

(2 Korintus 5:17)  

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

(Galatia 4:1, 3)

Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikit pun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;
Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh² dunia. 

Apabila kita tetap jadi Kristen bayi, mana ada orang tua yang akan memberi kunci mobilnya buat dia?
Justru itu yang akan membahayakan dirinya jika di biarkan membawa mobil sendiri dan bisa² itu malah akan mencelakakan dia dan orang lain.

Sesungguhnya Tuhan ingin mencurahkan berkat²-Nya secara melimpah ke dalam hidup anak²-Nya, tapi yang menjadi persoalan adalah kita sendiri yang belum siap menerima berkat Tuhan tersebut.

Mengingat pegang berkat itu tidak gampang, sebab bisa menjadikan orang lain iri kepada kita dan disamping itu orang itu bisa² menjadi lupa diri atau jadi sombong

Ketaatan dan kesetiaan dalam mengerjakan perkara² yang kecil akan menentukan kepercayaan Tuhan untuk memberi tanggung jawab yang lebih besar lagi buat dia

(Matius 25:21)  

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.

Selama kita tidak mau taat mulai dari perkara kecil, Tuhan tidak akan pernah mempercayakan perkara² besar kepada kita.

Untuk itu jadilah kuat di dalam Dia maka berkat² Nya akan mengikuti kita.

(Efesus 6:10-11)

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dlm kekuatan kuasa-Nya. 
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; 

(Mazmur 23:6)  

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. 

(Roma 8:32)  

Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI