SEGALA SESUATU YANG KAMU LAKUKAN, LAKUKANLAH ITU KARENA KASIH



(Yohanes 21:17)  

Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" 
Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" 
Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.
Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba²Ku

(1 Yohanes 5:3)  

Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah²-Nya. Perintah²-Nya itu tidak berat.

*Konon ceritanya ada seorang raja yg terkenal sangat mengasihi serta di kasihi rakyatnya,‎ suatu hari raja ingin mencoba apakah benar² ia di kasihi oleh rakyatnya atau tidak

Melalui suatu acara pertemuan, maka raja berhasil mengumpulkan sejumlah besar rakyatnya. Dengan pengeras suara raja bertanya, "Apakah kalian mengasihi saya?"

Spontan semua rakyat menjawab, "kami mengasihi Raja..."
Berulang kali raja bertanya dengan pertanyaan yang sama & rakyatnya dengan serentak juga berulang kali menjawab dengan jawaban yg sama.

Kemudian raja teringat satu cara yg menarik untuk mengetahui dgn pasti apakah rakyatnya sungguh² mengasihi dirinya:

"Apakah benar-benar kalian mengasihi saya?"

"Benar, Benar, Benar..."‎

"Saya sudah dua bulan ini menderita suatu penyakit, apakah kalian rela mau menolong saya?"

"Mau, Mau, Mau..."

"Saya menderita penyakit ginjal, ‎apkah Anda bersedia menyumbangkan ginjal Anda untuk saya?"

Mereka semua tunjuk tangan.

Karena hampir semuanya tunjuk tangan, ‎maka raja pura-pura merasa bingung, kemudian berkata, "Baiklah saya akan pilih salah satu dari kalian, saya akan melemparkan kapas kecil ini ke arah kalian, & apabila kapas ini jatuh pada diri kalian, ‎itu berarti Anda yang saya pilih."

(Ketika kapas itu hampir jatuh ke tempat mereka, ‎maka mereka dgn sekuat tenaga menghembuskan nya ke arah temannya yang lain,dmikian terus menerus mereka lakukan itu)

Raja hanya senyum² dan geleng² kepala saja karena ia tahu betul bahwa manusia boleh "berkata" ya namun untuk benar² mereka mau untuk melakukan apa yg mereka katakan itu tidak lah mudah.

Untuk itulah Rasul Petrus menuliskan akan hal itu:

(Matius 7:21)  

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: 
Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

(1 Petrus 2:3-5)

jika kamu benar² telah mengecap kebaikan Tuhan dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

(Hanya bagi mereka yang sudah benar² mengecap Kebaikan Tuhan baru di tawar kan untuk datang kepada Tuhan dengan sukarela untuk dipakai Tuhan)

Jadi segala sesuatu yang kita lakukan dasarnya harus dari kasih sebab tanpa di dasari oleh kasih maka semua akan sia² saja

(1 Korintus 13:3)  

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Untuk itu segala sesuatu yg tdk didasari oleh "kasih" maka tdk akan ada faedahnya sama sekali

(2 Korintus 9:7)  

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dgn sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yg memberi dengan sukacita.

(1 Yohanes 4:20-21)

Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: 
Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. 

Goϑ ϐlešš Yoυ‎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI