PENYESALAN BIASA NYA DATANG DI AKHIR



(Ibrani 12:17)  

Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencari nya dengan mencucurkan air mata. 

SUAMI isteri yang kaya raya, saat masuk rumah & mereka melihat ruang makan yang kotor ..... dan tercium bau aroma tidak sedap.... "pesing".

Smentara di sudut meja makan terlihat seorang ibu tua sedang berusaha keras untuk bisa menyapu.

*Istri :
DIA bersuara keras membentak ibu tua itu !
Ini pasti ulah ibu, kan...?
Ibu ngompol dilantai 'kan?
Lihat tuh, meja kotor..... makanan tercecer di-mana²..... 
lantai juga Waduuuuuh (dgn marah & geram)
..... ibu...ibu !!

Ini rumah bukan gudang.......ibu !!!!

*Suami :
Sudahlah mama.... jangan bentak ibu seperti itu, kasian.....
ibu 'kan sudah tua...

*Istri :
Tidak bisa begini terus- menerus....Kalau tiba² ada tamu yg datang.... apa jadinya ????

Sebaiknya besok kita bawa ibu ke panti jompo aja..
.....Saya akan bawa !

*Suami :
Jangan ma....! 
Itu kan ibumu....masa dibawa ke panti jompo?

Setelah ibu tua itu dibawa ke panti jompo si istri benahi merapi kan kamar bekas ibunya itu.

Dibawah kasur ia menemukan sebuah buku lusuh dengan kertas yang agak kuning kusam.

Dia tertarik karena....koq ada foto dirinya sejak kecil dan remaja, di halaman depan bertuliskan judul buku : "PUTRIKU buah HATIKU

*Istri :
Terduduk lesu setelah membaca tulisan ibunya itu.

Diawali hari dan tanggal lahir dia. "Aku melahirkan putriku ....biar terasa sakit dan mandi darah.... tapi aku bangga bisa punya anak"
Ya.....aku bangga bisa berjuang tanpa suami yang telah mendahuluiku.

Aku rawat dengan cinta
aku besarkan dengan penuh kasih ....
aku sekolahkan dengan airmata....
aku hidupi dia dengan cucuran keringat.

Kuingat.....
ketika kubawa ke klinik untuk imunisasi....
diatas angkot....
dia menangis lalu kubuka kancing bajuku dan kesusui dia....
aku tak merasa malu
....bahkan tiba² dia kencingi aku.....
tapi biarlah..

Tiba² dia batuk kecil.... muntah....
dan membasahi rokku.

Hari itu terasa indah bagiku....biarpun aku basah oleh kencing dan muntahannya....
aku tetap tersenyum..... bangga sekali.

Kejadian itu ber-ulang² beberapa kali.

Aku tak peduli apa kata orang diatas angkot.... asalkan putriku bisa tumbuh sehat....
Itu yang utama bagiku.

*Istri :
Sambil baca..... airmatanya mulai meleleh turun....
hati terasa perih....dada sesak.

Tiba² dia berteriak keras....meraung-raung sejadi-jadinya
 "Ibuuuuuuu...ibuuuuu.."!! Sambil berdiri setengah berlari ke garasi.

Suaminya kaget lihat ulah istrinya & bertanya : 
"Keeeenapa ma, ada apa... ?????"
Terisak dia jawab : "Aku harus bawa kembali ibuku sekarang..."

Namun tiba² telpon berdering....
diterima oleh suaminya lalu........
"Mohon bapak dan ibu segera datang ke panti sekarang......cepat !!!"

Mereka buru-buru ke panti....saat masuk, nampak tubuh ibu tua sudah lemah, 
sdg diperiksa dokter..

*Istri :
si istri berteriak histeris sambil menangis menahan air mata "Ibuuuuu........"!! 
Ibunya lemah tanpa bersuara dan berusaha memeluk kepala anak nya seraya berbisik pelan dan bercucur air mata..... 
"Anakku...ibu bangga punya kamu....seluruh cinta kasih hanya buat kamu nak... 
Maafkan ibu...ya nak...
iiii...ibu saaayyyaaaang padamu (sambil memejamkan mata)"
Sang ibupun menghembuskan nafas yang terakhir...dan ia meninggal dengan damai

Anaknya me-raung² keras sekali.... menangis dan menyesal !!!!! "Ibuu....ibuu.... aku minta ampun buu..... aku durhaka sama ibuu.. ampuni...ampuni aku bu. iiibuu...jangan tinggalkan aku bu.

"Anak macam apa aku ini....anak macam apa.......ampun buu...
ampuni aku ibuuu......."

*SUADARAKU... SAHABATKU... masihkah ada ibu dan ayah disisimu...?

KALAU orang tua masih ada, rawatlah dengan sepenuh hati... 

Nilai apa yang terbersit dari kisah ini..?

* sesal yang terlambat, tidak akan ada gunanya.. 

(Amsal 10:1)

Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.

(Amsal 15:20)  

Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya

(Amsal 17:25)  

Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya. 

(Amsal 19:26)  

Anak yang menganiaya ayahnya atau mengusir ibunya, memburukkan dan memalukan diri.

(Amsal 23:22)

Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua. 

(1 Timotius 5:8)  

Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.

Semoga hati kita menjadi lembut dalam memberikan bakti pada orang tua..❤

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI