BERAKAR DI DALAM DIA & DIBANGUN DI ATAS DIA (BATU KARANG YANG TEGUH)



(Kolose 2:7)

"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur"

Berakar berarti tertancap ke dalam tanah untuk mencari bahan makanan dan atau untuk mengokohkan dirinya untuk menghadapi hantaman angin. 

Manusia berakar di dalam Yesus berarti kita makin dalam memahami dan meneladani Yesus dalam hidup kita sebagai sumber kekuatan hidup kita.

Juga semakin menguatkan dan mengokohkan kehidupan kita untuk menghadapi segala hantaman angin kencang yang hendak menumbangkan hidup kita.

Perikop yang kita baca hari ini ditujukan kepada orang yang telah menerima Kristus. 

Bila kita telah menerima-Nya, maka ada satu nasihat untuk kita, yakni  “…hendaklah hidupmu berakar di dalam Dia”

Itu berarti kita harus berjalan, bertindak, bertingkah-laku dan membawa diri kita selalu di dalam Kristus.

Bila ada nasihat untuk tetap di dalam Dia, berarti ada kemungkinan ada sebagian orang percaya yang tidak lagi ada di dalam Dia (walaupun dirinya mengaku tetap mempercayai-Nya)

Bagaimana hidup kita tetap di dalam Dia?

✅  Pertama, hendaklah kamu berakar didalam Dia.

Seperti tanaman, kita adalah organisme hidup yang menyerap segala kekayaan dan kemuliaan Kristus sehingga kita bisa bertumbuh.

Berakar berarti kita menancapkan sepenuhnya hidup kita didalam kehidupan Kristus.
Kita tidak hanya sekedar menyerap berkat²-Nya, tapi juga menjadikan Kristus sebagai Teladan, Pemimpin, Inspirator, Motivator dan Pribadi yang oleh-Nya kita memutuskan segala sesuatu dan melakukan segala sesuatu. 


(1 Petrus 2:21)  

Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

✅ Kedua, hendaklah kamu dibangun diatas Dia
Kristus adalah fondasi tempat kita menancap kan segala pilar yang menopang kehidupan. 

Kalau kita memakai fondasi yang lain untuk hidup kita (pekerjaan, rumah tangga, sosial, dll)
maka berarti kita sedang membangun hidup kita menjadi  bangunan yang rapuh

(Matius 7:26-27)

Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan- Ku ini & tidak melakukan nya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Kalau kita dibangun di atas Dia maka kita akan bertambah teguh dalam iman. 

Matius 7:24-25 (TB)

Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan & datanglah banjir lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

Seringkali kita telah banyak diajar dan belajar tentang iman, tetapi hal itu hanya “nyangkut” di kepala kita sebagai pengetahuan. Kita tidak mengalami kebenaran iman itu. Tetapi kalau kita menanggapi dan melakukan ajaran (Firman) itu maka berarti kita sedang berakar & dibangun di atas Dia sehingga kita akan bertumbuh dan  bertambah teguh.

(1 Petrus 2:2)  

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni 
& yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Kalau kita menanggapi dan melakukan ajaran (Firman) itu maka brarti kita sedang berakar dan dibangun diatas Dia

(Matius 16:18)  

Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus & di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku & alam maut tidak akan menguasainya

Karena itu, tetaplah berakar dan dibangun di dalam Kristus 🙏🏼

(1 Korintus 3:11)  

Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI