CINTA TUHAN AKAN MENJAUHKAN KITA DARI CINTA UANG

(Ibrani 13:5) 

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu karena Allah telah berfirman: "Aku se kali² tidak akan membiarkan engkau & Aku sekali² tidak akan meninggalkan engkau."

Semua orang tahu bahwa uang itu penting, s‎etiap orang membutuh kan uang, ‎bahkan setiap orang pasti akan menginginkan memiliki uang.

Alkitab mengatakan bahwa kita tidak perlu takut kalau menjadi kaya.

(Mazmur 49:17) Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah

Uang memang penting dalam kehidupan manusia,‎ karena uang itu mempunyai kekuatan yang luar biasa baik kekuatan yang konstruktif maupun kekuatan yg destruktif.

Uang dalam kelimpahan nya maupun dalam kekurangannya, ‎selalu menimbulkan dampak yang Konstruktif atau bisa Destruktif

Tuhan hanya mengingatkan agar kita waspada akan " kuasa" dari uang 

(Matius 6:24)  

Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. 
Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Uang memang bisa  mempermudah banyak hal,‎ memungkinkan kita melakukan banyak hal

(Pengkhotbah 10:19)  Untuk tertawa orang menghidangkan makanan; anggur meriangkan hidup dan uang memungkinkan semuanya itu. 

Uang itu sendiri Netral, ‎tidak Jahat atau Buruk, tetapi yang harus kita jaga dan waspadai adalah rasa tidak pernah merasa cukup

Itulah sebabnya Rasul Paulus menasihatkan kita agar kita memiliki sikap mencukupkan diri

(Filipi 4:11)  

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.

Tujuannya agar kita terhindar dari ketamakan & keserakahan dan akhir nya kita jadi cinta uang

Cinta Uang adalah akar dari segala Kejahatan.

(1 Timotius 6:10)  Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. 
Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman & menyiksa diri nya dengan ber-bagai² duka

Kita memang perlu bekerja keras untuk memenuhi panggilan kita, namun janganlah melakukan dengan kekuatan kita sendiri tetapi oleh Kasih Karunia-Nya

(1 Korintus 15:10)  Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yg menyertai aku. 

(Ulangan 8:17-18)

Maka janganlah kau katakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.
Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepada mu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguh kan perjanjian yang di ikrarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI