TAHUN BARU, SEMANGAT BARU

(Filipi 3:13-14)

Saudara², aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, & ber-lari² kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Tahun yang baru biasanya diawali dengan sebuah resolusi. Setiap orang punya targetnya sendiri. Tentunya di tahun yang baru ada harapan yang baru untuk hidup yang lebih baik lagi πŸ€—. 

(Ulangan 28:13)  TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia.

Ada tujuan² mulia yang ingin dicapai supaya hidup lebih bermakna.
Lalu bagaimana dengan kita sebagai orang percaya?

Seringkali di awal tahun kita membuat resolusi yang baru, sebuah tujuan yang baik. 

Namun sudahkah tujuan tersebut berpusat pada Kristus atau justru berpusat pada diri sendiri?

(Luk.12:16-17,20-21) Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: 
"Ada seorang kaya, tanahnya ber-limpah² hasilnya.
Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus mengungkapkan bahwa ia ber-lari² kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Paulus mengejar panggilan Allah di dalam Kristus Yesus. Baginya, panggilan Allah bukanlah suatu beban tanggung jawab lagi yang menyusahkan, melainkan sebuah hadiah
Sebuah keistimewaan karena boleh bekerja melayani Allah yang hidup.

1 Korintus 9:16-18 (TB)

16 Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. 
Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepada ku. 
Kalau demikian apakah upahku? 
Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

Setiap orang Kristen tidak hanya dipanggil untuk sekedar menjalani hidup saja, melainkan untuk melakukan pelayanan dalam Kerajaan Allah

(1 Timotius 4:6, 14-15) 

Dengan selalu mengingatkan hal² itu kepada saudara² kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal² pokok iman kita & dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini. 
Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yg ada padamu, yang telah diberikan kepadmu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.
Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. 

Nah, itulah tugas bagi setiap orang percaya.

Bagaimana kita menjalankan panggilan kita masing² dalam melayani kepentingan Kerajaan-Nya?

(2 Korintus 5:10)  

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 

Adapun caranya ada 3 :

1️⃣ Melupakan apa yang dibelakangku.

Segala kepahitan, kemarahan, sakit hati 😣😑, bahkan kebanggaan di tahun 2021 harus ditinggalkan. Sudah bukan saatnya lagi kita terus meng-ingat² kesalahan orang lain, atau menyesalinya terus-menerus kesalahan yang telah kita perbuat di tahun yang lalu. 

Jika kita terus menoleh ke belakang, sulit bagi kita untuk terus maju.

2️⃣  Mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku.

Fokuslah kepada apapun yang ada di hadapanmu & kerjakan dengan sepenuh hati πŸ™πŸΌ. Jangan biarkan apapun atau siapapun membuatmu menyimpang dari tujuan

(Pengkhotbah 9:10)  Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

3️⃣ Berlari kepada tujuan.

Orang yang berlari πŸƒπŸ»‍♂️πŸƒπŸ»‍♀️ harus rela memberikan energi lebih banyak, berusaha lebih keras.
Kalau tahun lalu Saudara berikan 1 jam per hari untuk belajar Firman Tuhan πŸ“š atau
untuk berdoa, tahun ini berikan yang lebih lagi

Kalau tahun lalu Saudara bersaat teduh 10 menit setiap pagi πŸ“–, tahun ini berikan lebih lagi.

Berikan energi & waktu Anda lebih banyak lagi untuk mencapai tujuanmu, yaitu untuk memperoleh panggilan surgawi!

Apapun yang penting dalam hidupmu, tidak ada yang lebih penting daripada memperoleh panggilan surgawi di dalam Kristus Yesus πŸ˜‡

Pegang terus ketiga prinsip Paulus dan lakukan apa yang Firman Tuhan katakan dalam hidupmu!

(Ibrani 10:25)  Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan² ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 

Selamat menjalani Tahun Baru! πŸŽŠπŸŽ‰Tuhan memberkatiπŸ™

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI