JANGAN PERNAH MERAGUKAN JANJI TUHAN

(Yakobus 1:6-7)

Hendaklah ia meminta nya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambing kan kian ke mari oleh angin.
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

*Ada orang yang merasa kuatir ketika usianya semakin bertambah. 
ia merasa takut ketika keadaan lahiriahnya semakin merosot. Tetapi rasul Paulus berkata:
"Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari" (2 Korintus 4:16)

Usia kita tentulah semakin bertambah tetapi janganlah sampai semangat kita untuk mengikut Tuhan jadi menurun atau semakin memudar. 

Tuhan berjanji bahwa Ia tak akan meninggalkan kita karena Allah telah berfirman: 
"Aku se-kali² tidak akan membiarkan engkau dan Aku se-kali² tidak akan meninggalkan engkau" (Ibrani 13:5)

(Yesaya 46:4)  

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. 

Abram sebagai orang yang diberkati Tuhan, pernah merasa kuatir menghadapi masa depannya, karena saat itu ia belum mendapatkan keturunan. 

Dalam kekuatirannya Abram berkata:
Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli waris ku" (Kejadian 15:3)

Abram sempat meragukan janji Tuhan, padahal Tuhan berfirman: 
"Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."

Menjawab kekuatiran dan keraguannya Tuhan lalu membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang² jika engkau dapat menghitungnya." 

Maka firman-Nya lagi kepada Abram: "Demikianlah nanti banyak nya keturunanmu"
(Kejadian 15:5)

Untunglah Abram memiliki hati yang taat kepada perintah Tuhan sehingga ia percaya kepada perkataan Tuhan. & Tuhan memperhitung kan hal itu kepadanya sebagai kebenaran (Kejadian 15:6)

Adakah di antara kita yang memiliki keragu-raguan terhadap janji Tuhan?

Milikilah hubungan yang baik dengan Tuhan serta taatilah perintah-Nya sehingga kita pun dapat mengatasi semua ke ragu²-an dan sekaligus menikmati berkat² yang telah dijanjikan-Nya kepada kita. 

Tuhan itu baik & setia. Ia tidak mungkin mengingkari janji-Nya. Setiap janji-Nya pada kita pasti akan digenapiNya.

(Bilangan 23:19)

Allah bukanlah manusia sehingga Ia berdusta; bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya atau berbicara dan tidak menepati janji-Nya?

(Yeremia 1:12)

.... sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku." 

Hanya kita perlu mengimani janji-Nya

(Ibrani 11:1, 6)

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg kita harapkan & bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. 
Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh² mencari Dia. 

(Markus 11:24)  

Karena itu Aku berkata kepada-mu: 
apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, 
maka hal itu akan diberikan kepadamu.

(Yakobus 5:15-16)  

doa yg lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosa- mu & saling mendoakan
supaya kamu sembuh. 
Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

(2 Korintus 4:13) 

 ...seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

(Markus 11:23)  

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

(Matius 9:21-22)

Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." 
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu. 

(Yohanes 20:27)

Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI