REAKSI KITA HANYA AKAN MENUNJUKKAN APA YANG ADA DI DALAM HATI KITA

 (Matius 12:33-35)

Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya
jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya
Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.
Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? 
Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
Orang yang baik mengeluar kan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharannya yang jahat.

Sikap yang kita miliki akan menentukan bagaimana kita akan bereaksi atau berespons pada apa saja yang mendatangi kita.
Begitu banyak hal yang tak terduga dapat terjadi sekonyong-konyong mendatangi kita. 
Entah hal itu baik ataupun buruk. 

Disinilah mental & karakter kita, di uji, dengan bagaimana sikap kita, keaslian kita kelihatan. 

Ujian itu bukan hanya datang dari musibah atau masalah, namun ujian juga bisa datang dari godaan atas keberhasilan kita.
Sebagaimana Yesus setelah melakukan banyak mujizat maka banyak orang yang.ingin menjadikan Dia Raja, namun apa sikap Yesus?
Apakah Yesus "aji mumpung"?

(Yohanes 6:14-15)

Ketika orang² itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: 
"Dia ini adalah benar² Nabi yang akan datang ke dalam dunia."
Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri.

Bagaimana jika hal ini terjadi atas saudara / saya?

Masalah atau tekanan dapat mengenjet kita sedemikian rupa, sehingga secara spontan kita akan memperlihatkan sikap asli kita, apa yang ada di di dalam diri kita seolah di paksa agar keluar "karakter asli" kita.

Pertanyaannya apa yang ada di dalam kita?
 
Apa saja yg sudah kita tanam di dalam pikiran dan hati kita selama ini?

Ibarat sebuah kantong plastik berisi air gula, begitu kantong itu di koyakkan maka air gula yang akan keluar bukan?

Jika isi kantong itu air kotor, maka air kotor pula yang akan keluar

(Matius 7:16-18, 20)

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

Seseorang yang biasa mengisi pikiran & hati nya dengan hal² yang positif, maka ketika ia ditekan ia akan mampu mengeluarkan hal positif dari dalam pikiran dan hatinya, walaupun ia harus mengalami perasaan terluka, sakit & kecewa.

Namun seseorang yang mengisi hidupnya dgn banyak hal negatif, maka saat ia di tekan pasti ia tidak akan tahan, perilaku negatifnya cenderung akan keluar dari dalam dirinya.
Begitu pula jika seseorang dihadapkan pada sebuah godaan dan keberhasilan serta kekuasaan. 

Mereka yang memiliki sikap hati yang benar akan tahu dengan baik bagaimana ia harus menyikap terhadap setiap situasi apapun yg mendatanginya

Namun mereka yang memiliki karakter yg tidak baik bisa menjadi lupa diri & akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraihnya tanpa perlu berpikir bijaksana. 
Padahal sesuatu yang awalnya seperti terlihat "berkat" dapat berubah menjadi malapetaka apabila kita tidak menyikapinya dengan bijak.

(Amsal 14:12-13)

Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. 
Di dalam tertawa pun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan. 

Oleh karena itu, setiap hari isilah hati dan pikiran kita dengan hal² yang baik & berguna, karena hal ini akan menjadi bekal untuk persiapan kita dalam menghadapi apa saja yang bisa saja akan hadir sewaktu² dalam hidup kita.

(1 Petrus 4:7)  Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

♥̨GOD ϐłêšš Yöů All♥̨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI