JANGAN HANYA SAMPAI "KEADILAN" SAJA MELAINKAN KEMURAHAN

(Matius 7:1-3)

"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi & ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Ketika ada orang yang menyakiti kita, cobalah kita untuk mengintrospeksi diri,‎ mengapa ia sampai melakukan hal itu kepada kita?
Mengapa kita sampai mengalami kejadian yang seperti itu?‎

Tenangkan hati mu & berpikirlah scara jernih
Jika hal itu terjadi karena memang kesalahan kita atau karena sikap kita, maka‎ kita tak perlu menyalahkan orang itu,‎ kita harus bertobat dan berbenah diri agar hal itu tidak sampai terulang lagi.
Sebaliknya jika hal itu di sebabkan bukan seperti yang dia sangkakan namun karena ulah orang itu sendiri, maka‎ kita tak perlu membalasnya, karena‎ Pembalasan itu bukan hak kita,‎
itu adalah Hak Prerogatif TUHAN

(Roma 12:17-19)

Janganlah membalas kejahatan dg kejahatan; lakukanlah apa yg baik bagi semua orang! 
Se dapat²-nya,kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! 
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. 
Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. 

Ikuti cara Tuhan untuk mempertobatkan seseorang yaitu dengan kesabaran & kemurahan Nya maka itu akan menuntun seseorang kepada pertobatannya.

(Roma 2:4)  

Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya & kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan.

(Matius 5:7)  Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

(1 Petrus 3:1-2)

Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu. 

(Roma 12:20-21)

Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! 
Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! 

(Galatia 6:9-10)

Janganlah kita jemu² berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan² kita seiman.

Goϑ ϐlešš Yoυ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI