MAU BERIBADAH DENGAN SUNGGUH² ATAU SIA²

(Pengkhotbah 4:17)

Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban ...., karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.

Ada beda antara "hear & listen"
(Jadi jangan sekedar "mendengar" namun tidak "mendengarkan"

Gereja adalah Rumah yang didirikan oleh Tuhan Yesus sendiri

(Matius 16:18)  

Dan Aku pun berkata kpd mu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Di dalam setiap ibadah ada dua hal utama yang perlu dilakukan oleh jemaat Tuhan

1️⃣ Pertama, jemaat mempersembahkan korban kepada Allah, baik itu korban pujian maupun korban persembahan lainnya. 

(1 Korintus 14:26)  

Jadi bagaimana sekarang, saudara²? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap² orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun. 

(Efesus 5:18-20)

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,& ber kata²-lah seorang kepada yang lain dalam Mazmur, 
kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi & bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. 
Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

2️⃣ Kedua, jemaat mendengarkan Tuhan berfirman melalui hamba-Nya yang berkhotbah. 

Kedua hal ini sebenarnya sama pentingnya di hadapan Tuhan. 
Sebab dapatkah kita disebut beribadah tanpa mempersembahkan korban kepada Tuhan?

(Mazmur 22:4) menulis: "Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel."

Mazmur ini adalah bukti betapa Allah berkenan kepada korban puji²-an yang kita naikkan di dalam ibadah. 
Akan tetapi lebih dari sekedar menyenangkan Allah melalui mempersembahkan berbagai korban, 
Allah ingin di dalam beribadah kita menyiapkan telinga dan hati kita untuk mendengarkan firman-Nya. 
Hanya berfokus pada mempersembahkan korban & mengabaikan pemberitaan firman Tuhan, dalam nats hari ini Pengkhotbah menyamakan orang yang demikian bodoh dan telah berbuat jahat di hadapan Tuhan.

(Matius 13:19)  

Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yg ditabur kan di pinggir jalan.

Pada beberapa kesempatan beribadah, kita mungkin berjumpa dengan kebiasaan yang kurang tepat dari jemaat Tuhan. Ada yg begitu antusias memuji Tuhan, tetapi begitu masuk pemberitaan firman Tuhan mereka mulai mengantuk dan tak jarang tertidur. Akibatnya mereka pulang tanpa membawa pesan apapun dari Tuhan.

(Markus 7:6-7)

Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai org² munafik! 
Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku..

Kita membutuhkan Firman untuk semakin mengenal Dia & hidup berkenan kepada Tuhan. Kita membutuhkan Firman untuk dapat mengetahui dan menerima janji² Tuhan. Kita membutuhkan Firman yang dapat menghibur & menguatkan kita dalam menghadapi tantangan hidup. 
Kita juga membutuhkan Firman untuk dapat bertumbuh dan menjadi dewasa dalam iman.

(1 Petrus 2:2)  

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.

Pemberitaan Firman di ibadah adalah waktu yang Allah gunakan untuk melayani kita dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup kita, baik jasmani dan terutama rohani. 
Oleh karena itu, marilah kita beribadah dengan sungguh².

Kita perlu bersemangat dengan sepenuh hati ketika mempersembahkan korban pujian & lainnya, tetapi juga sungguh² dalam mendengarkan Firman dan melakukannya.

(Yesaya 1:10-15)

Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin², manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora! 
"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. 
Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku? 
Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. 
Kalau kamu merayakan bulan baru & sabat atau mengadakan pertemuan²,
Aku tdk tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan. 
Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan²-mu yang tetap, 
Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, 
Aku telah payah menanggungnya. 
Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu ber-kali² berdoa, 
Aku tidak akan mendengarkannya

(Ibrani 11:6)  

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. 
Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh² mencari Dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI