SETIA PERKARA KECIL AKAN DIBERI TANGGUNG JAWAB YANG LEBIH BESAR LAGI

(Matius 25:21)  

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Sebuah tulisan yang indah dari seseorang sebagai berikut: 
Aku meminta dari Tuhan setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus jelek & berduri.
Aku meminta kupu², Dia memberiku ulat. Aku kecewa dan sedih!
Namun, beberapa hari kemudian, kaktus itu berbunga indah sekali dan ulat itu menjelma menjadi kupu-kupu yang amat cantik.
Itulah jalan² Tuhan: selalu indah pd waktuNya

Jalan Tuhan memang kerap kali sukar dipahami dengan pikiran manusia yang terbatas.

Kisah dari Kehidupan Yusuf adalah contohnya.

Sebagai anak kesayangan bapaknya, Yusuf kecil yang penuh percaya diri tentu tak pernah menduga bahwa ia akan dijual oleh saudara²nya sendiri. 

Tiga belas tahun waktu yang sulit di laluinya, sebelum akhirnya Yusuf dipercaya sebagai wakil raja (lihat Kejadian 39-41).

Ia mungkin ber-tanya² mengapa Tuhan izinkan semua itu terjadi. 

Hanya setelah menyelamatkan bangsa nya dari kelaparan, barulah ia paham bagaimana rencana Nya mendatangkan kebaikan walaupun harus melalui berbagai kesulitan yang ia alami

(1 Petrus 5:10)  

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. 

Bukan hanya itu, Yusuf pun dibentuk agar dapat menerima tanggung jawab yang lebih besar lagi

(Kejadian 50:20)

Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. 

Mungkin kita mengalami salah satu atau beberapa masalah seperti Yusuf. 
Kita tidak bisa mengerti mengapa Tuhan memberikan “ulat” dan bukannya “kupu-kupu”

(Mazmur 139:14, 17)

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; 
ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. 
Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! 
Betapa besar jumlahnya! 

Ingatlah bagaimana Tuhan berkarya melalui hidup Yusuf, mendatangkan kebaikan yang jauh melampaui pikirannya.

Setiap keadaan dapat dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan, bahkan bila org lain semula berniat untuk menjahati kita. Maukah kita tetap percaya & taat kepada Nya?

(Pengkhotbah 3:11)  

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Tetaplah semangat dalam Tuhan Yesus, teruslah berjuang karena Tuhan Yesus selalu mengasihimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI