KEDEWASAAN

(1 Korintus 14:20) 

Saudara², janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

UMUR boleh bertambah, tetapi belum tentu Pertambahan Umur tersebut di iringi kematangan KARAKTER dan POLA PIKIR nya.

KEDEWASAAN seseorang terlihat dari Pilihan² hidup yang di buat.
Dimana setiap hari masing² orang di perhadapkan pada banyak pilihan, mulai dari pilihan yang sederhana, hingga pilihan yang sangat menentukan bagi hidupnya kelak.

Pilihan² itu bisa berupa bagaimana org tersebut memilih dalam mempergunakan waktu nya
bagaimana orang tersebut dalam MEMILIH BEREAKSI TERHADAP SUATU MASALAH,
bagaimana orang tersebut MEMILIH KARIR UNTUK MASA DEPAN nya.

Ibarat buah dengan pohonnya, pilihan yang salah dapat terlihat dari hasilnya yang buruk pula.

Seorang yang dewasa tidak akan selalu menuntut semuanya terjadi sesuai dgn keinginannya.

Anak kecil akan merengek jika dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan saat itu. 

Lihatlah jika ada anak² yang menginginkan es krim, tetapi orang tuanya tidak memberikan, 
pasti anak itu merengek untuk dibelikan es krim, itulah sifat anak kecil.

Yang menjadi masalah adalah apabila sifat tersebut masih kita bawa di umur kita yang sekarang. "es krim" kita saat ini adalah suatu keadaan ideal yang kita inginkan.

Masihkah kita suka merengek seperti anak kecil demi mendapatkan "es krim" tersebut?

Jika beberapa hal terjadi tidak sesuai dengan yang kita inginkan, jangan langsung bereaksi marah, menuntut, menyumpahi TUHAN dan diri sendiri, dan semua yang terkait.

Kecewa boleh saja, tetapi jangan sampai kehilangan kendali diri sendiri.

Inilah yang membedakan antara orang dewasa dengan yang masih kanak²,
Kenyataannya banyak mereka yang umurnya tua, namun tetap memilih untuk TIDAK DEWASA.

(1 Korintus 13:11)

Ketika aku kanak², aku ber kata² seperti kanak² aku merasa seperti kanak², aku berpikir seperti kanak². Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

SIFAT ORANG DEWASA ADALAH BERTANGGUNG JAWAB, BIJAKSANA, SELALU BERSYUKUR, DAN RENDAH HATI.

(Ibrani 5:13-14)

Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
Tetapi makanan keras adalah untuk orang² dewasa, yang karena mempunyai panca indera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Goϑ ϐlešš Yoυ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI