TAK ADA HAL YANG MUSTAHIL BAGI ORANG YANG PERCAYA

 (Markus 9:23)  

Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yg mustahil bagi orang yang percaya!"

Pada tahun 1878, ‎Thomas Alfa Edison jatuh sakit karena kelelahan,‎
Untuk menyehatkan diri & mendapatkan ilham, ‎Edison berlibur ke Rocky Mountains.

Saat berlibur itulah dia mendapatkan ide untuk mengembangkan eksperimen lampu pijar.

Dengan seluruh tim yang bekerja bersamanya, mulailah Edison membuat sesuatu yang pada jaman itu masih dianggap ganjil alias mustahil, yaitu bernama lampu pijar.
Sontak saja Edison menuai banyak cibiran dan ejekan dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali dari para ahli elektro yang pada waktu itu sudah cukup kondang namanya.

Edison dicap mau cari sensasilah, menentang hukum elektrolah, kurang kerjaanlah dan dianggap sebagai orang.gagal. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai orang kurang waras..

Dalam perjalanan waktu dalam eksperimennya, Edison tak hanya gagal sekali dua kali, ‎tapi sebanyak 9.955 kali.
Sehingga itu mengakibatkan orang² yang membantunya bereksperimenpun sudah hampir patah arang.
Namun melihat keuletan & kegigihan Edison, ‎maka mereka pun ikut tetap bertahan & setia membantunya.

Alhasil akhirnya Edison berhasil menemukan kawat halus PB yang bisa tahan suhu tinggi untuk dicobanya pada lampu pijarnya.
Dan akhirnya lampu pijar tersebut berhasil menyala pada tanggal 21 Oktober 1879.
Saat itulah Edison berhasil mematahkan apa yang dianggap mustahil oleh para ahli elektro pada jaman itu.

Disinilah Edison mengajarkan kepada kita agar kita jangan sampai takut gagal dan berhenti  melanjutkan sesuatu yang selama ini kita perjuangkan
Maka dari itu, belajarlah untuk berterima kasih pada kegagalan, karena melaluinyalah akan membuat kita tahan uji.

Dengan mengalami kegagalan, kita akan semakin punya banyak pengalaman, sehingga kita bisa tahu di area mana harus berubah dan di area mana bisa mempertahankannya.

Hasilnya Edison sampai hari ini namanya jadi terkenal diseluruh dunia dan mendapat julukan sebagai raja penemu bukan dengan cara yang instan, namun dengan KETEKUNAN nya dengan USAHA nya yang terus menerus serta SEMANGAT nya yang tak pernah padam.

Di dalam Alkitab pun mencatatkan 365 kata jangan takut.
 
Dalam setahun ada 365 hari, ‎itu berarti TUHAN ingin agar kita menjalani hidup ini tanpa ada rasa takut dalam diri kita.

(Ratapan 3:22-23)

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis² nya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 
TAK ADA HAL YANG MUSTAHIL BAGI ORANG YANG MAU TERUS BERUSAHA.‎

(Amsal 24:16)  

Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. 

Yang dilakukan Edison hanyalah untuk keberhasilan secara jasmani, apalagi jika hal itu untuk keberhasilan yang bersifat kekekalan

(1 Korintus 9:24-25)

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 

(Yakobus 1:2-4, 12)

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 
Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh & tak kekurangan suatu apa pun.
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

(Ibrani 12:1-2)

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yg mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 
Marilah kita melakukan nya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 

(2 Tawarikh 16:9a)

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.

*Never give-up

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALASANNYA TUHAN MENGAJAR KITA LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI