APA ALASANNYA KITA HARUS MEMPERBAHARUI BUDI KITA TERUS MENERUS?

KALAU POLA PIKIR DAPAT DI UBAH, HIDUP ANDA PASTI AKAN BERBEDA

Sepasang suami-isteri kembali ke rumah orang tuanya di kampung,‎ ketika naik bus, ‎ternyata telah ada seorang wanita duduk di tempat duduk yang atas nama mereka.

Inilah cerita si istri:‎
Suami memintaku duduk dulu di samping nya, namun‎ ia tidak meminta wanita ini untuk berdiri,  meski sebenarnya itu hak dia untuk duduk di situ.

Ketika ku perhatikan, ‎ternyata kaki wanita itu cacat,‎ barulah aku tahu kenapa suamiku memberikan tempat duduknya kepada wanita tersebut. Suamiku terus berdiri dari Jiayi sampai Taipei.

Setelah turun dari bus, ‎aku berkata pada suamiku;
“Memberikan tempat duduk pada orang yang butuh memang baik, namun pertengahan perjalanan 'kan boleh memintanya berdiri, agar‎ dia bisa gantian dengan kamu yang duduk."

Suamiku menjawab, orang lain sudah tidak nyaman seumur hidupnya dengan kecacatannya, ‎sedangkan aku hanya kurang nyaman selama 3 jam saja, masakan aku mau komplain?
Dan menuntut orang itu untuk berbagi dengan aku?

(Roma 15:1-3)

Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 
Karena Kristus juga tidak mencari kesenanganNya sendiri

(Amsal 19:17)  

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. 
KALAU POLA PIKIR KITA DAPAT KITA UBAH MAKA HIDUP KITA BISA BERUBAH MENJADI HIDUP YANG LEBIH SABAR, TABAH DAN PENUH RASA SYUKUR

(1 Tesalonika 5:18)

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

(Filipi 2:1-5)

Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia² Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap² orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.

Setiap hal dalam kehidupan ini bisa saja berubah, tergantung dari bagaimana cara kita berpikir dan itu akan berubah.

Tiap saat kita di hadapkan untuk memilih antara memaksakan hak atau kewajiban,‎ namun saat kita rela melepaskan hak dan lebih memilih Memberi, ‎di situlah Kebahagiaan akan muncul.

(Kisah Para Rasul 20:35)

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, 
sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima

(2 Korintus 9:7)

Hendaklah masing² memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Kita tidak menjadi kaya karena memiliki banyak uang, namun kita akan menjadi kaya secara batin dengan memberi.

(1 Petrus 3:17)

Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu di kehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

MELAKUKAN HAL BAIK TANPA DI KETAHUI ORANG LAIN, TIDAK AKAN KEHILANGAN UPAHNYA

(Matius 6:3-4)

Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang di perbuat tangan kananmu.
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepada mu."

*Goϑ ϐlešš Yoυ..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA YANG DIMAKSUD CERDIK & TULUS ?

KITA DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI JEJAK-NYA

ALLAH BISA MEMAKAI SIAPA SAJA UNTUK MENYALURKAN KEBAIKAN-NYA